Selasa, 31 Maret 2015

TUGAS DI TERUNYAN, BALI (dan ikut tur ke bali :p)

Tanggal 6 Maret 2015 kemarin saya dan Agnes (temen sekantor) dapet tugas untuk ke Bali. Ke desa Terunyan tepatnya. Tugas di sana adalah mendampingi tim International Christian University Japan (10org) dan tim Petra Christian University Surabaya (25org) untuk melakukan beberapa aksi sosial di sana. Selama 10 hari kami tinggal di Terunyan, dari tanggal 7-17 Maret 2015.

Berangkat dari bandara Adi Sumarmo Surakarta ke Ngurah Rai Denpasar Bali, kami memilih naik pesawat Air Asia. Ini adalah rute baru mereka di tahun 2015. Solo-Denpasar, hanya terbang 3x seminggu, Senin, Rabu Jumat. Dan kami memilih hari Jumat, 6 Maret 2015 untuk terbang ke Denpasar, Bali. Pesawat terbang jam 12.55 dan no delay. WOW!! I am amazed (most of my flights were delayed before).

Tiba di Ngurah Rai pukul 15.00 WITA. Lalu jemput peserta dari ICU, which took so much time. Lamaaaaaa booo'. Di sanalah saya berkenalan dengan bu Anastasia. Direktur Yayasan Kalam Kudus Denpasar, Bali. Beliau sangat baik dan ramah sekali semenjak pertama bertemu. Beliau banyak membantu kami pada saat tim transit di Denpasar sebelum berangkat ke Terunyan.

Then we stayed one night at Amaris Hotel, Kuta, Bali. It was such a cozzy small city hotel. Harga per kamar 290rb kalo ga salah. Lumayan lah untuk tidur dan sarapan. Kolam renangnya keciiiilll bgt boooo'... hahaha...

Tanggal 7 nya kami menjemput tim PCU di bandara lalu tim PCU ICU berangkat ke Terunyan, sedangkah akuwh tetap di denpasar untuk nunggu 1 peserta ICU lagi di bandara. Baru malamnya saya, pak Yitno (teman kantor) dan Roberta (one of ICU friends) berangkat ke Terunyan.

Dari Denpasar ke Terunyan memakan waktu kurang lebih 3jam. Jalan menuju Terunyan bukan jalan yang mudah. Naik turun lewat samping danau Batur. But it was really fun.

Hotel Amaris di Legian, Kuta Bali 


Koordinasi tim ICU dan PCU di Badan Usaha Milik Desa (BUMDES - bangunan yang kami tinggali selama di Terunyan). Pemandangan bukit Batur dan Gunung Batur serta desa Terunyan terlihat begitu iiiiindddaaaaahhhhhh.... 

 Jalanan menuju desa Terunyan. 1 jalur, ga rata dan cukup membuat deg2an

 Salah satu bagian dari jalur ke Terunyan yang saya sukai - jalan menurun, air danau menggenangi badan jalan - seakan-akan kami berkendara di atas danau
 Pemandangan dari Kintamani

ikan Mujaer. Makanan sehari-hari di Terunyan


Sekian dulu yah foto-fotonya. Mau upload lebih banyak tapi lemot euyyy.. lanjut besok...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar